Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat aku ingin memberi komentar rilisan album baru ini secepat mungkin, namun satu yang paling utama dikarenakan aku merupakan salah satu fan berat mereka sejak MISERY INDEX merilis debut album. Bukan bicara soal sisi subjektif, namun mereka selalu menunjukkan peningkatan signifikan terutama di komposisi musik hingga beberapa bagian technical. Apalagi death metal asal Maryland tersebut seakan tak ingin terjamah pada kekomersilan musik yang dapat merubah ideologi band.
John Gallagher memang benar-benar gila dan bagi orang ini tidak ada kata menyerah sama sekali meski sekali lagi kita harus diingatkan bagaimana kedigdayaan DYING FETUS diuji di tahun 2001 dengan keluarnya semua personil kecuali Gallagher untuk membentuk satu band ‘tandingan’ bernama MISERY INDEX.
MISERY INDEX selalu muncul dengan hasil-hasil terbaik mereka untuk tidak mengecewakan fans death metal. Setelah merilis debut “Retaliate” di tahun 2003, dan kemudian ada “Discordia” di tahun 2006 kini mereka muncul dengan album penuh ketiga bertitel “Traitors”.
“Traitors” adalah album yang cukup asyik untuk didengarkan dan MISERY INDEX memang tidak menawarkan hal yang baru namun mereka tetap mempertahankan konsistensi musik mereka sebagai ciri khas band ini. Pengaruh grindcore dan groovy hardcore juga masih cukup gampang ditemukan di setiap lagu mereka pun demikian dengan lirik-lirik politik yang menentang kebijakan perang dan sosialitas.
[7/10] Ketika Nate Johnson keluar dari PREMONITIONS WAR untuk bergabung bersama THROUGH THE EYES OF THE DEAD sebagai vokalis menggantikan Anthony Gunnels, saya yakin musik band asal California tersebut akan berubah.
Yang aku rasakan selama beberapa hari ini adalah rapatnya gempuran-gempuran death metal yang memang tak pernah bosan didengar apalagi dari band-band mapan seperti KATAKLYSM. Kehadiran “In The Arms of Devastation” adalah salah satu kedahsyatan, apalagi album kesembilan mereka ini menghadirkan kembali drummer lama mereka, Max Duhammel.
Apa yang ada di benak kalian ketika mengetahui rilisan ini beredar? Apa sama dengan saya yang berpikir kalau DYING FETUS belum tamat? Yah, karena mungkin kalimat tersebut yang tepat untuk terungkap ketika salah satu jagoan death metal ini berjuang untuk bertahan.
YOU CAN BUY IT AT: MEDAN
* Distro Berontak Zine
* Fateful Distro
* Death or Glory
* Greyside
* Poison Ivy
* Rhybuck Records
* Gertak Bumi Prods SIDIKALANG
* Biji Kopi Records JAKARTA
* Twins Music Blok M
* Badai Records DEPOK
* Teriak Records BANDUNG
* Surga Distro
* Horrible Creation CIREBON
* Inviolable Music SIDOARJO
* Henceforth Records MAKASSAR
* Psychosm Prods
Contact / Snail Mail
BERONTAK ZINE
c/o Roy Romero
Lantai 2 Samudera Net 3
Jl. Jamin Ginting No. 852 Padang Bulan Medan 20156
INDONESIA Mobile :
+626177480666 Email : royromero [at] berontakzine.com
1998 - 2010
[ Berontak Zine ] Existence
Web Design and Maintenance By Roy Romero [06177480666]