Dalam sebuah wawancara di media online , Chris Adler, drummer LAMB OF GOD pernah menyatakan bahwa album ini akan mengejutkan banyak orang. Apakah pernyataan tersebut hanya untuk memancing orang agar untuk mendengarkan album Wrath, ataukah hanya simbolisasi dari perubahan di sisi musik LAMB OF GOD, kita tidak pernah tahu, tetapi “Wrath” benar benar sebuah album yang memberikan terobosan dalam konsep bermusik LAMB OF GOD secara keseluruhan.
Secara umum konsep musik yang diusung oleh band ini tidak berubah, baik dari sisi sound dan aransemen serta komposisi musik tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya yang dirilis di tahun 2006, “Sacrament”. Tapi di album ini LAMB OF GOD berani bereksperimen memainkan tempo dan ritme yang sangat berubah dari di tiap lagu dan terdengar lebih easy listening. Bagi die-hard fans LAMB OF GOD pasti terkejut mendengar lagu pertama di album ini yang berjudul ‘The Passing’. Sebuah lagu instrumental dengan komposisi gitar akustik mendominasi di bagian utama lagu ini kemudian bertransisi ke dalam riff gitar yang sangat melodius.
Lagu berikutnya tak kalah cukup eksperimental adalah ‘In Your Words’, disini kita bisa mendengarkan Randy Blythe menyanyi dengan karakter vocal normal non-screaming dengan tempo lagu yang sedang dan menjadikan trademark untuk lagu lagu berikutnya di album ini dan menandakan bahwa Randy mencoba bereksperimen untuk bernyanyi dengan beberapa karakter vokalnya di lagu ini Jika anda menyukai album “Sacrament” atau album “Ashes of the Wake”, maka anda banyak menemukan perbedaan cukup mendasar di album ini.
Pemakaian komposisi musik dengan beat yang groovy dan warna musik yg berbeda dan cukup signifikan disbanding dengan album sebelumnya, menjamin anda tidak bosan untuk menyimak lagu lagu di album “Wrath” ini. ‘Contractor’ dan ‘Set to Fail’ menjadi single andalan yang banyak disebar di Internet sebelum album ini resmi beredar di pasaran tanggal 18 Februari (Jepang) dan 24 Februari (Internasional).
Track lain yang tak kalah mentereng adalah ‘Fake Messiah’ yang bisa menjadi next anthems dari tiap konser LAMB OF GOD karena lagu ini cukup asik didengarkan dan dijadikan backsound untuk wall of death area di moshpit nantinya, konsep yang diberikan di lagu ini malah mirip dengan lagu mereka di album New American Gospel. ‘Grace’ adalah lagu favorit saya di album ini karena diawali dengan clean solo gitar kemudian berubah dengan riff riff gitar yang kental nuansa hardcore punk-metal. Lagu metal yang penuh energi dengan komposisi dan struktur musik yang baik. ‘Grace’ seperti berlanjut konsep, tema dan beat yang cukup groovy ke dalam lagu berikutnya, ‘Broken Hands’.
Lagu lagu berikutnya tidak banyak highlight yang bisa saya apresiasi, namun beat yang cukup groovy di tiap lagu membuat lagu di album ini layak menjadi highlight di konser LAMB OF GOD berikutnya. Tidak ada konsep asal asalan dan setiap lagu nampak dibuat dengan cermat seperti di lagu ‘Choke Sermon’ yang mirip dengan riff lagu ‘Laid to Rest’. Perhatian saya tertuju kemudian di track terakhir ‘Reclamation’, lagu dengan durasi terpanjang di album ini yang diawali dengan intro gitar akustik dan diakhiri dengan komposisi lagu yang cepat, energic dan menghentak. Terdengar vocal Randy Blythe sangat berenergi dengan variasi karakter voKal yang digunakan. Antusias dan energi dari vocal Randy tampak menghentak di track ini menghiasi bait demi bait yang terucap.. aaarrghhhhhhh can’t wait for their next action in 9 March ..!!!!
Kesimpulan yang bisa saya ambil di album ini adalah, “Wrath” memberikan warna dan konsep baru pada diskografi LAMB OF GOD seiring perpindahan label ke jalur distribusi yang lebih luas, Roadrunner records. Wrath secara sederhana adalah lebih groove, dengan konsep bermusik ‘eksperimen’yang lebih KERAS, dan bertenaga. Dual shredder Will Adler dan Mike Morton menciptakan riff riff gitar yang cukup revolusioner dengan komposisi musik hybrid Metalcore dengan old skull heavy metal, namun kadang pattern2x Hardcore Punk juga nampak disini. Undeniable Chris Adler juga nampak memegang peranan penting dari komposisi musik di album Wrath ini, eksperimen pattern drum yang unik namun groove membuat Wrath adalah album yang layak menghuni rak cd anda. ..tunggu rilis cd ini secara resmi di Indonesia !! [dikutip dari supri-online.com]
Release : 24 February 2009
Origin : Richmond, USA
Style : Thrash Metal
Website : Lamb Of God
Label : Roadrunner
Producer : Josh Wilbur
01. The Passing
02. In Your Words [lyrics]
03. Set To Fail [lyrics]
04. Contractor [lyrics]
05. Fake Messiah [lyrics]
06. Grace [lyrics]
07. Broken Hands [lyrics]
08. Dead Seeds [lyrics]
09. Everything To Nothing [lyrics]
10. Choke Sermon [lyrics]
11. Reclamation [lyrics]
* Randy Blythe – vocals
* Mark Morton – guitar
* Willie Adler – guitar/vocals
* John Campbell – bass
* Chris Adler – drums
2009 – Wrath
2006 – Sacrament
2004 – Ashes Of The Wake
2003 – As The Palaces Burn
2000 – New American Gospel
kalo boleh jujur, gw gak trlalu suka album yg 1 ini, lagu2nya emang gahar, cadas smua, tp gak ada lagu yg bner2 bkin gw suka bngt, gak kyak di album sacrament, dmana lagu again we rise mnjadi alasan gw suka nih band untk prtama kali
Thursday, 26 March 2009 at
4:38 pm
Irfan :
tetep…
kalo ngaku pure metal sejati pasti bisa ngambil kelebihan2 LoG di album ini, dengerin lead2 morton di lagu grace, lebih terasa nuansa shredernya, di banding sebelumnya yang selalu identik dengan pentatonik. adler juga masukin sedikit hyper pada set to fail. ambil bagus2nya aja. gw tetep suka LoG! brrrr
waduh kalo gw cuma bisa bilang SANGAR sorry ya boz…..
album wrath ini memberi gw sebuah kehidupan baru,cz gw ndiri ngeband sering bawain lagulagunya LOG,tp yang album ini benar2 gokil N stess,,,,,,,,,,
uda dech gak ada habisnya kalo di bahas terus yang penting tetap STAY IN METAL
YOU CAN BUY IT AT: MEDAN
* Distro Berontak Zine
* Fateful Distro
* Death or Glory
* Greyside
* Poison Ivy
* Rhybuck Records
* Gertak Bumi Prods SIDIKALANG
* Biji Kopi Records JAKARTA
* Twins Music Blok M
* Badai Records DEPOK
* Teriak Records BANDUNG
* Surga Distro
* Horrible Creation CIREBON
* Inviolable Music SIDOARJO
* Henceforth Records MAKASSAR
* Psychosm Prods
Contact / Snail Mail
BERONTAK ZINE
c/o Roy Romero
Lantai 2 Samudera Net 3
Jl. Jamin Ginting No. 852 Padang Bulan Medan 20156
INDONESIA Mobile :
+626177480666 Email : royromero [at] berontakzine.com
1998 - 2010
[ Berontak Zine ] Existence
Web Design and Maintenance By Roy Romero [06177480666]