Sudah bukan rahasia lagi kalau apa yang dilakukan THE BLACK DAHLIA MURDER cukup mempengaruhi perkembangan deathcore seperti sekarang ini. Termasuk ketika saya mendengar “[ID]” yang menjadi album terbaru VEIL OF MAYA yang juga sekaligus menjadi album penuh ketiga mereka sejak terbentuk di tahun 2004.
Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat aku ingin memberi komentar rilisan album baru ini secepat mungkin, namun satu yang paling utama dikarenakan aku merupakan salah satu fan berat mereka sejak MISERY INDEX merilis debut album. Bukan bicara soal sisi subjektif, namun mereka selalu menunjukkan peningkatan signifikan terutama di komposisi musik hingga beberapa bagian technical. Apalagi death metal asal Maryland tersebut seakan tak ingin terjamah pada kekomersilan musik yang dapat merubah ideologi band.
Rasanya seperti merasakan panasnya surga dan dinginnya neraka dengan koleksi album-album keluaran Rottrevore Records termasuk kedatangan “H.A.T.E” milik FUNERAL INCEPTION ini. Sebelum album ini, Rottrevore juga mengirim saya CD promo FI (FUNERAL INCEPTION yang hanya berisi dua lagu. Ketika itu paket bersetubuh dengan rilisan album terbaru ETERNAL MADNESS.
Saya selalu merasa lebih sulit jika mendapat sebuah rilisan album metal lokal yang tidak saya peroleh langsung dari label mereka atau dari band itu sendiri, karena biasanya label ataupun band tersebut dalam mengirim CD pasti menyertakan profil band, atau mungkin proses rekaman mereka sebagai salah satu petunjuk dan perbandingan untuk ditanggapi. Dan demikian pula dengan “Anatomy Of Perfect Bestiality” milik ASPHYXIATE ini, saya malah memperolehnya dari hadiah teman dari Jakarta yang kebetulan datang berlebaran ke Medan.
Saya tidak mengetahui tentang band ini sebelum saya membuka promo CD kiriman mereka dan melihat bagian profil kalau ternyata ARKAEA adalah pendatang baru bermuka lama. Ya, band California ini adalah projekan dua band. Pembauran antara industrial metal milik FEAR FACTORY dan metalcore milik THREAT SIGNALS. Yang pertama kali muncul di benak saya justru berpikir apakah ini semacam tandingan untuk DIVINE HERESY mengingat aroma permusuhan antara Dino Cazares yang kini menjadi motor dan gitaris DIVINE HERESY dengan mereka-mereka yang masih ada di FEAR FACTORY. Dan kenapa pula Raymond dan Christian Olde Wobers sepakat membentuk satu band beraroma metalcore seperti yang juga dimainkan DIVINE HERESY?
Apa yang terlintas jika mendengar metalcore Jerman? CALIBAN? HEAVEN SHALL BURN? atau mungkin NEAERA? Yah, ketiga band tersebut memang terdengar lebih famous tentunya bagi kalian pecinta metalcore. Namun bagaimana dengan SOULGATES DAWN? Apa terasa asing? Bisa jadi, padahal mereka juga memainkan metalcore dan sama-sama berasal dari Jerman. Band ini sendiri bukan pendatang baru karena mereka telah muncul sejak tahun 2001 dan “Messiah” adalah album ketiga mereka.
John Gallagher memang benar-benar gila dan bagi orang ini tidak ada kata menyerah sama sekali meski sekali lagi kita harus diingatkan bagaimana kedigdayaan DYING FETUS diuji di tahun 2001 dengan keluarnya semua personil kecuali Gallagher untuk membentuk satu band ‘tandingan’ bernama MISERY INDEX.
Saya pikir sejak kemunculan THE BLACK DAHLIA MURDER yang mengcutting genre death metal dan kefamousan mereka untuk mempengaruhi beberapa band membuat genre deathcore berkembang begitu pesat. Banyak band baru yang terus bermunculan dengan talenta-talenta luar biasa apalagi untuk melakukan promo mereka didukung oleh situs jejaringan seperti MySpace dan YouTube. Inilah yang membuat SUICIDE SILENCE menjadi besar seperti sekarang untuk berlabuh ke Century Media sejak rilisan debut mereka di tahun 2007.
Death metal mana yang tak mengenal SUFFOCATION. Nama-nama seperti SUFFOCATION, OBITUARY, DYING FETUS, CANNIBAL CORPSE serta DYING FETUS adalah segelintir nama yang menjadi pegangan wajib bagi pengaku pecinta death metal sejati.
Tidak sedikit yang mengamini kalau salah satu album yang paling di-most wanted tahun 2009 adalah rilisan quartet Atlanta, MASTODON. Banyak yang merasa penasaran tentang penawaran apa yang akan dilakukan oleh Troy Sanders di album penuh keempat mereka tersebut setelah merilis “Blood Mountain” di tahun 2006 lalu. Dan ini juga menjadi rilisan kedua mereka bersama major label.
YOU CAN BUY IT AT: MEDAN
* Distro Berontak Zine
* Fateful Distro
* Death or Glory
* Greyside
* Poison Ivy
* Rhybuck Records
* Gertak Bumi Prods SIDIKALANG
* Biji Kopi Records JAKARTA
* Twins Music Blok M
* Badai Records DEPOK
* Teriak Records BANDUNG
* Surga Distro
* Horrible Creation CIREBON
* Inviolable Music SIDOARJO
* Henceforth Records MAKASSAR
* Psychosm Prods
Contact / Snail Mail
BERONTAK ZINE
c/o Roy Romero
Lantai 2 Samudera Net 3
Jl. Jamin Ginting No. 852 Padang Bulan Medan 20156
INDONESIA Mobile :
+626177480666 Email : royromero [at] berontakzine.com
1998 - 2010
[ Berontak Zine ] Existence
Web Design and Maintenance By Roy Romero [06177480666]