SINNERS BURN memang termasuk band baru dalam musik metal karena terbentuk di tahun 2007, namun bila melihat sang prakarsa yang melibatkan mantan personil PAGANIZER, maka band baru ini pun dianggap berkualitas yang secara unik mempertahankan musik old-school death metal. Pertengahan tahun, Khaosmaster Productions yang menjadi payung baru band old-school death metal Swedia tersebut akan merilis album ketiga mereka dengan titel “Insanity Warmachine” dimana Patrick Bruss akan bertindak sebagai penanggung jawab produksi rekaman.
Secara musik mereka mentahbiskan diri terpengaruh dari beberapa band death metal Swedia lainnya terutama dari GRAVE, DISMEMBER dan juga ENTOMBED lama, namun SINNERS BURN tidak ingin terpaku pada sang pengaruh dan mereka membuat musik mereka dipadukan usungan semangat death metal kuno.
“Ini merupakan hari baik di label kami karena memiliki band dengan kualitas cukup diakui. Jujur saja, saya adalah penggemar band-band death metal Swedia dan mendapat kesempatan bekerja sama dengan mereka merupakan penghargaan tersendiri bagi saya,” kata Rafael Bracero si manajer Khaosmaster Productions.
Di awal terbentuknya SINNERS BURN, hampir semua posisi dilahap oleh para mantan personil PAGANIZER, namun kini hanya meninggalkan Jocke Ringdahl sebagai penggebuk. Selebihnya hampir semua personil selain drummer adalah pendatang baru termasuk vokalis Marcus Ankarberg yang menggantikan Andreas Karlsson yang lebih memilih berkonsentrasi sebagai gitaris PAGANIZER dan juga pada band progressive metal bentukannya, ANOTHER LIFE.
Bergabungnya SINNERS BURN ke Khaosmaster Productions juga berarti memisahkan band bertema pembunuhan tersebut dari No Colours Records yang telah merilis dua album awal, yakni : “Pre-Mortal Autopsy” di tahun 2008 dan juga “Mortuary Rendezvous” di tahun 2009.
Bagi Berita Ini Ke Teman Kamu
Berita Terkait :
Berita Selanjutnya : AS I LAY DYING Umumkan Nama Album Baru » Berita Sebelumnya : « Benarkah Tengkorak Itu Adalah Si Fans Cantik METALLICA?
|